CINTA ITU. . .


Ketika cinta datang dan tidak menyadari betapa tulusnya dia datang kepada kita, dan menghiraukannya begitu saja, tanpa ada perenungan sedikitpun bagaimana akhirnya ia datang, mengapa ia menunjuk kita, dan bagaimana seharusnya kita menyikapinya. Jangan salahkan waktu, karena waktu tak punya salah untuk itu. Yang salah adalah kita sendiri karena tidak menyadari ketulusan cinta tersebut tertuju kepada orang teristimewa seperti kita.

Andai waktu dapat diulang. Andai waktu dapat kembali ke masa lalu. Memperbaiki semua yang terjadi. Sayang, Cuma angan belaka yang tidak akan pernah terjadi.

Dan setelah dia pergi, engkau baru menyadarinya, dia sangat berarti untukmu. Jangan sia-siakan dia datang. Pelajarilah ia, dalami ia, apakah ia dapat berada di sisimu untuk waktu yang lama?

Belajar dari pengalaman merupakan sesuatu yang tidak menutup kemungkinan merupakan salah satu media untuk membuat kita menjadi orang yang lebih baik dalam menyikapi anugerah Tuhan yang indah itu, Cinta. Jangan sampai mengambil keputusan yang salah dan menyesalinya kemudian.


Ketika kesempatan itu datang untuk kedua kalinya, jangan sia-siakan ia, karena  takkan pernah kembali lagi untuk kesekian kalinya. Karena apa? Karena ia perlahan-lahan retak dan akhirnya hancur. Kalaupun masih bisa kembali, bersyukurlah, karena dewi fortuna masih berada di tanganmu.

Bila waktu untuk mengatakan perasaan ini telah terlambat. Biarkanlah ia tahu, karena perasaan ini tak salah. Ia datang begitu saja, tak mengenal waktu. Hingga akhirnya baru menyadari kalau sayang itu ada untuk orang teristimewa di hati kita. Kalaupun ada yang memilikinya, tak apalah, karena cinta tak harus memiliki kan? Kalaupun mungkin sebagian orang merasakan betapa sakitnya hati mereka. Percayalah, Tuhan masih menyediakan yang lebih baik dari sebelumnya. Selama masih mau berada di jalanNya. Percaya akan datang saat yang tepat untuk kita.

Cinta akan selalu mewarnai hati, perasaan, dan hidup lita. Takkan bisa lepas dari cinta. Karena ia akan tetap abadi di samping kita untuk selamanya.

Ketika orang yang kamu sayang tak ada lagi di sampingmu, kehampaan itu akan hinggap di hati, hingga akhirnya kamu menyadari bahwa dia sangat berarti untukmu. Takkan bisa terganti dengan yang lain, selama kamu masih setia untuk menunggu hingga akhirnya dia kembali. Ketika saatnya dia yang tersayang telah pergi, pergi meninggalkanmu, berpaling darimu, janganlah kecewa dengan keputusan yang dia buat. Jangan salahkan dia, karena kemungkinan kesalahan itu ada pada diri kita sendiri.

Dan ketika dia telah pergi, dan perasaan ini masih ada untuk dia, simpanlah untuk beberapa saat, hingga akhirnya kamu menemukan sosok yang lebih baik dari dia.

“Nining Syafitri”

2 thoughts on “CINTA ITU. . .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s