SELF CONSIDER itu PENTING Euy!!!


Sebetulnya niyh tulisan dah pernah dimuat di Blog aku yang satunya, di ningningvio.blogspot.com, tapi karena nda mau ketinggalan akhirnya dimuat ulang di blog ini. Hehehe… ^^

 

10 Desember 2009. Thursday.

Kepercayaan diri itu sangat mutlak dibutuhkan bagi seseorang untuk melakukan apa yang dapat dia lakukan, dalam hal positive thing. Kita tak akan pernah tahu sejauh mana kemampuan yang kita miliki dalam hal tertentu bila kita belum mencoba, yang pada dasarnya akan membawa dampak positif bagi kita. Olehnya itu, kemampuan yang kita miliki yang mampu mengembangkan bakat kita ke arah yang lebih baik akan mampu membawa kita menjadi orang yang memiliki kompetensi yang unggul.

Based on www.radarbuton.com.

Rabu, 09 Dec 2009, | 3

Unesa Unidayan Adakan Debat Bahasa Inggris

BAUBAU-Untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa Unidayan, organisasi program studi FKIP Bahasa Inggris Unesa (Unidayan English Studen Assosiation) adakan lomba debat Bahasa Inggris antar fakultas, Senin (7/12) hingga Rabu (9/12).


Lomba yang dimulai jam 08.30 Wita dibuka langsung Dekan FKIP Unidayan La Ode Asman SE MSi, diikuti 13 tim dari 8 fakultas di Unidayan. Kegiatan itu untuk merebutkan Thropi Unesa dan sejumlah uang tunai.

“Selain itu, kandidat pemenangnya bakal dilatih dan dididik lagi guna mewakili universitas ke Kendari untuk mengikuti lomba debat bahasa ingris se-Sulawesi,” ungkap Ardiman selaku ketua panitia lomba.

Debat selama 3 hari ini, lanjut Ardiman, menghabiskan anggaran lebih dari Rp 4 juta, bersumber dari universitas, mahasiswa dan kontribusi peserta lomba. Setiap peserta di kenakan biaya Rp.10 ribu untuk pendaftaran dan registrasi.

Amatan koran ini, lomba terbagi dalam dua tempat yaitu di ruang GJ 233 dan Ruang GJ 235 sampai jam 13.00 Wita . Setiap peserta memakai jas almamater kuning dengan duduk melingkar saling berhadapan dan berdiri apabila menyampaikan pendapat atau argemenya.(k2/yhd)

Kebetulan saya, Nining Syafitri menjadi peserta lomba debat itu bersama partner, Vivy Luviana. Kami dari semester I FKIP B.Inggris. Pertamanya, saya gak berminat untuk mengikuti lomba debat itu karena saya merasa saya gak bakalan bisa menjadi debater, saya nda tau bagaimana caranya. Intinya di kepala saya cuma ada satu kalimat, SAYA GAK BISA.

Setelah melalui proses yang sangat panjang, akhirnya kami keluar sebagai the 1st winner dari FKIP B.Inggris. Finalnya diadakan di Istana Ilmiah Unidayan sekitar jam 02.00 p.m tadi. Sempat deg-degan juga siyh. Hehehe. Peserta debat yang ikut final itu ada 4 team. Dua team dari FKIP B.Inggris dan dua team dari Akuntansi. Motionnya tadi tentang This House believes KPK Should Be Abolished.

Thanks for Allah, ketika saya mengambil Position di mana Team kami harus berada, beruntung kami dapat OPENING OPPOSITION. Alhamdulillah. Selama lomba debate tadi, kami bisa melakukan masing-masing job kami dengan baik. Debate Competition yang make cara British Parlement ini akhirnya bisa membawa kita menjadi the winner.Jujur, dalam meraih prestasi ini tidak semudah yang dibayangkan. Prestasi yang kami telah raih telah mengorbankan sebuah pengorbanan yang besar, alur cerita yang rumit, dan segalanya ada di dalam pengalaman kami berdua.
Memang betul, PRESTASI YANG BESAR MEMERLUKAN PENGORBANAN YANG BESAR PULA. Dan ini terbukti dari pengalaman saya pribadi dalam mengikuti lomba debat. Suka duka dalam mengikuti lomba ini pasti ada. Tapi, itu semua dapat menjadikan pelajaran bagi saya terutama. Saya belajar bagaimana menjadi orang yang konsisten, bagaimana menjadi orang yang gak harus mengecewakan orang yang telah memberikan kepercayaannya kepada kita, belajar banyak hal, persahabatan itu seperti apa, kekompakan dalam menjadi sebuah team. Yang harus memiliki komitmen. Usaha yang keras untuk menjadi yang terbaik.
Sebetulnya, kami sudah putus asa ketika semi final, hari Selasa kemarin (8 Desember 2009), karena kita have no any data. Vivy gak mau ikut lagi, pada saat itu dia nyatain untuk mundur. Dan saya pun, berpikiran demikian. Bagaimana gak mau mundur, seharian cari data, tapi gak cukup waktunya untuk ngebahas semua mosi. Kita udah putus asa. Besoknya, tiba-tiba, kk senior calling ke kita, minta untuk tetap join ke debate. Mau gak mau, kami akhirnya ikut, walaupun kami pesimis, kami gak akan masuk final. Tapi, keadaan berkata lain, kami berhasil masuk final. Alhamdulillah. Dan akhirnya, tadi, Kamis, 10 Desember 2009 di Istana Ilmiah, kerja keras kami terbayar sudah. Pengorbanan kami yang begitu besar, akkhirnya memberikan hasil yang memuaskan bagi kami tersendiri. Secara tidak langsung, kami bisa menunjukkan ability kami kepada orang bahwa kami ternyata mampu.

Untuk semua pihak yang telah membantu saya dan Vivy, saya mengucapkan terima kasih banyak atas segala hal yang telah diberikan, mulai dari nasehat, materiil, semangat, kepercayaan kepada kami untuk mengikuti kompetensi ini. Thanks so Much. Tidak lupa, saya pribadi mengucapkan banyak terima kasih kepada My beloved English teacher, Mr. Azis Hasim (Abah) yang selama ini telah mengajarkan saya bagaimana belajar English yang baik, yang akhirnya saya bisa menjadi seperti ini. Cukup memiliki kompetensi (bukannya narsis yaagh. Hehehe). Terima kasih banyak Abah. Always love you forever…Abah is the best…

Prestasi yang kami raih saat ini adalah awal dari segalanya untuk menjadi orang yang memiliki kompetensi bagus in English. Jadi, percayalah pada diri sendiri bahwa kamu bisa menjadi yang terbaik.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s