‘Kebingungan’ Anak Kelas 3 SMA


Apa yang Akan Kamu Pilih?


Anak SMA yang sedang duduk di bangku kelas 3 atau kelas XII ini bisa disebut dengan anak yang ‘kebingungan’. Kebingungan di sini bukan tentang masalah pelajaran di sekolah yang membingungkan, melainkan kebingungan ketika tamat SMA, khususnya dalam pemilihan jurusan untuk melanjutkan studinya di tingkat pendidikan yang lebih tinggi, yaitu di tingkat universitas.

Mendekati hari H alias Ujian Nasional dan hari pelulusan, biasanya sekolah-sekolah sudah didatangi beberapa universitas yang mempromosikan universitasnya ataupun memberi kesempatan kepada para siswa untuk memiliki beasiswa dari universitas terkait. Banyak jurusan yang ditawarkan di dalamnya. Dan tak jarang saya menemukan masalah pada siswa itu sendiri, utamanya ketika menentukan pilihan jurusan pada universitas yang dituju.

Namun demikian, tak sedikit anak cerdas yang memilih untuk masuk di jurusan kesehatan alias fakultas kedokteran, saya dan teman-teman SMA menyebutnya sebagai pilihan sejuta umat.šŸ™‚ Iya, karena itu fakta yang saya dapatkan di lapangan. Dan pada akhirnya, tak semua mampu menembus pilihan itu. Hanya ada sebagian saja. *Congrat buat teman-teman saya yang berhasil, walaupun terlambat.šŸ™‚

Next, ada juga yang sudah jauh-jauh hari menyiapkan diri dalam pemilihan jurusann dan universitas yang dituju. Mereka sudah tahu apa yang harus dilakukan ke depan, sehingga tidak menimbulkan keragu-raguan dalam memilih jurusan. Menurut saya, tindakan seperti ini merupakan suatu hal yang sebaiknya dilakukan bagi para siswa SMA Kelas 3 agar mampu mempersiapkan segalanya, mulai dari pemilihan jurusan dan pemikiran ‘ke mana setelah selesai kuliah?’. Istilahnya, semua sudah terencana.

Namun, di balik itu, kita dapat menemukan hal-hal di luar rencana, ada yang setelah kuliah bekerja di bidang yang bukan jurusannya ketika kuliah dulu. Semua itu tentunya balik lagi ke Yang di Atas, Yang Maha Mengatur. Sebaik-baik apapun rencana kita, jika Tuhan berkata lain, maka akan lain pula yang terjadi.

Oh, iya. Ada tambahan lagi. Masalah pemilihan jurusan antara keinginan siswa dan orang tua. Ini sering terjadi di kalangan anak didik. Ketika ingin melanjutkan pendidikannya, keinginan anak sering bertolak belakang dengan kemauan orang tua. Sebagai anak yang tidak mau dianggap sebagai anak durhaka karena tidak mematuhi perintah orang tua, dengan terpaksa memilih jurusan atas pilihan orang tuanya. Kadang anak merasa terbebani atas pilihan-pilihan itu. Tapi, apa boleh buat.šŸ™‚ Ada juga anak yang berani bertolak belakang dengan keinginan orang tua. Bahkan mampu membuktikan kepada orang tuanya bahwa ia bisa berhasil dengan jurusan yang tidak direstui oleh orang tuanya itu.

Oleh karena itu, bagi yang merasa menjadi ‘anak ujian’ hari ini, baiknya dari jauh hari sudah dapat menentukan ke mana setelah tamat SMA. Entah dengan banyak bertanya dari berbagai pihak, mulai dari orang tua sendiri, teman ataupun kerabat yang tahu tentang jurusan yang dipilih, memilih jurusan bukan karena ikut-ikutan. Ada baiknya kita harus berkonsultasi dengan mereka. Di samping itu, lihat juga dengan peluang kerjanya. Dengan demikian, kita dapat meminimalisir penyesalan yang akan terjadi nanti.

Tetap semangat dan selalu ikhlas dalam menjalani hidup…!!!šŸ™‚

One thought on “‘Kebingungan’ Anak Kelas 3 SMA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s