Perbaiki Kata-Katamu, Cowok!


”Wanita tak punya hati!”

kata-kata yang Ning dengar pas selesai kuliah.

Ada salah satu teman yang bilang tadi, Ning tahu orangnya tapi nda usahlah disebutkan siapa namanya. Yang jelas, buat cowok yang udah bilang tadi, tolong nah Anda perbaiki kata-katanya. Jangan asal-asalan sebut. Ada alasan mengapa cewek kadang-kadang harus menolak apa yang diinginkan si cowok.

Pernah gak, berpikiran ‘alasan mengapa cewek tidak mau menuruti keinginan cowok?’. Pernah gak, kamu (cowok) mencoba mengerti dan memahami apa alasan yang diutarakan sama si cewek sehingga dia gak mau?

Ning heran, apa yah yang menjadi alasan utama sehingga cowok itu gak mau mengerti keadaan si cewek? Apa karena kurang memahami atau karena kurang mengerti walaupun udah dijelaskan beribu-ribu kali? Tapi, tetap aja kekeuh sama keinginannya.

Pasti yang baca pada sedikit confused, ‘apa siyh yang dimaksudkan?’ Ok. I’ll explain it.

Well, jadi gini ceritanya.

Ada cowok yang suka sama niyh cewek. Udah lama sukanya. ‘Tembak’nya pun udah berkali-kali si cowok lakuin, tapi ceweknya gak mau, alias nolak karena ada beberapa alasan yang essential banget. Si cewek udah ngejelasin panjang lebarrrr, blablabla dan blablabla. Tapi, tetap aja. Si cowok nganggep penjelasan si cewek itu adalah angin lalu. Sampe suatu waktu, si cowok bilang kalo si cewek tuh kayak batu. Keras. Gak bisa di’lunakin’. *Na juga ceweknya gak cantik-cantik amat, ngapain dipaksa.

Next, day by day, cowoknya gak ‘macam-macam’ lagi sama si cewek. Mungkin udah bosan kali yah. *Alhamdulillah. Mudah2an juga si cowok udah mengerti dan memahami alasan-alasan itu. Dan sekarang udah seperti biasa, gak lagi gimana-gimana, dan bahkan seperti ada jarak. *Iya. Itu yang diharapkan si cewek.

Memang siyh, di zaman sekarang ini mana ada cowok/cewek yang mau ngejomblo? Ada siyh, mungkin, tapi cuman beberapa. Kalo orang modern bilangnya gak punya pacar itu gak laku. ‘Eittttzzzz, anggapan dari planet mana niyh? Emangnya barang, yang laku gak laku?’ Maaf, Anda salah kalau harus bilang seperti itu.

Hmm.. Dan terakhir, buat cowok yang merasa bilang begitu (kalimat pertama pada paragraf pertama), tolong perbaiki kata-kata Anda. Kalau perlu ‘tarik’. Cewek yang Anda maksudkan bukan seperti itu, bukan seperti yang Anda bilangkan. Ingat itu!

Penilaianmu salah, bos!

 

Advertisements

2 thoughts on “Perbaiki Kata-Katamu, Cowok!

  1. Hmmm…., I wish I could say the same as the post title for the one who left me behind and misused my trust. But I don’t think it was necessary, life worth more than just words :).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s