Seimbangkan Kecerdasan Diri untuk Hidup Lebih Baik


Setiap manusia diciptakan oleh Allah SWT dengan sesempurna mungkin. Jadi, setiap manusia itu harus bersyukur atas apa yang telah diciptakan Allah untuknya. Begitu juga dengan kecerdasan yang kita miliki, tentunya dalam bidang akademik.

Kecerdasan yang kita miliki bukan menjadi jaminan bahwa kita akan selalu berada di posisi paling atas, bahwa kita akan menjadi orang yang ‘wah’ yang nantinya akan dianggap terhormat karena kecerdasan kita. Kecerdasan dalam hal itu akan lebih lengkap rasanya jika kita menyertakannya dengan kecerdasan emosional kita dalam bersikap. Misalnya seperti ini. Orang yang cerdas dalam akademik belum tentu cerdas dalam bersosialisasi. Contoh realnya yah, orang yang cerdas dalam hal akademik, terkadang merasa dirinya yang ‘lebih’ dari teman-temannya, sehingga dia dengan mudahnya menganggap remeh teman-teman yang ada di sekitarnya. Bisa saja dia menganggap teman-temannya itu tidak sebegitu penting dalam hidupnya. Dianggap ada, yah karena mau dimanfaatkan saja otak dan tenaga mereka. Dia mudah angkuh kepada orang-orang di sekitar. Menganggap dirinya selalu benar dan tidak menerima pendapat dari orang lain. Sikap-sikap seperti inilah yang mungkin muncul oleh orang yang merasa dirinya cerdas. Ning pernah mendengar, atau mungkin membaca, *lupa, statementnya seperti ini,

“orang yang mengakui dirinya pintar, sesungguhnya dia bukanlah orang yang terlalu pintar-pintar sekali.”

Statement itu mengingatkan saya kepada salah seorang teman translator Korean – Indonesian. Namanya Kk Randy, Randy Octamario. Pernah dia dibilangin seperti ini, “Wah, Randy nih hebat yah. Jago bahasa Inggrisnya.” Kira-kira seperti itu. Tau nggak apa yang Kk Randy bilang?, “Ah, nggak juga kok, pak. Pinteran juga Nining!.” *bukan ajang menarsiskan diri Ning yah. Tapi, seperti itulah Kk Randy bilang. Kk Randy mencoba untuk tidak menganggap dirinya seorang yang pintar. Padahal, Ning tahu Kk Randy itu hebat. 🙂 Bayangin aja, bisa kuliah di Korea Selatan, beasiswa lagi. Ckckck… Hebat. Hebat. Salut deh buat Kk Randy. Gud luck, Kk Randy.

Sebelum menclosing artikel Ning yang tidak jelas ini, Ning akan memuat deretan kalimat sederhana dari salah seorang sahabat Ning, Harnal. Bagi Ning, Harnal adalah teman sekaligus sahabat yang bisa diajak untuk curhat-curhatan. Harnal mampu menenangkan hati dan diri Ning ketika ada masalah yang sulit untuk diselesaikan. Harnal orangnya baik. Ning kira ketika berpisah dari teman-teman SMA, Ning tidak akan bisa menemukan teman sekaligus sahabat yang bisa diajak curhat seperti ketika SMA dulu. *kangen anak IPSA niyh. 😥 Buat Harnal, terima kasih banyak atas kata-kata motivasinya selama ini. 🙂

“Kadang orang merasa bangga ketika dia dikatakan pintar dan hebat. Tapi, banggalah untuk menghargai kepintaran tersebut sebagai anugerah dari Sang Pencipta dan gunakanlah kepintaran itu untuk membantu orang-orang yang membutuhkannya. Jangan sombong dan angkuh karena boleh jadi kepintaran yang kita miliki menjadi boomerang buat diri kita sendiri dan perlahan-lahan akan sirna karena satu per satu orang di sekeliling kita akan pergi menjauh termasuk orang yang kita sayangi. Tetaplah seperti padi.”

Dan terakhir, di dalam tulisan ini, tidak ada niat untuk menyinggung siapapun, melainkan tulisan ini cuma sekedar mengingatkan kita-kita saja kalau seumpama pernah ada sikap seperti itu dalam diri kita masing-masing. Semoga kita bisa menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya. Amin… 🙂

Advertisements

4 thoughts on “Seimbangkan Kecerdasan Diri untuk Hidup Lebih Baik

  1. Yup.. setuju.. hiduplah seperti padi.. semakin berisi.. semakin merunduk.. Dan jadilah orang seperti pohon kelapa.. Semua yang ada pada diri ini bermanfaat untuk orang lain.. Salam kenal dari Jombang.. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s