Haroa Maludhu Menjalin Keakraban Keluarga


Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, biasanya kalau orang Buton tuh ngadain yang namanya HAROA MALUDHU. Adapun pelaksanaannya selama satu bulan penuh di bulan Rabiul Awal.

Karena berhubung keluarga Ning udah tiap tahun ngadain Haroa, ya sekarang udah menjadi tradisi di keluarga Ning. Bagus juga sih. Dengan adanya Haroa ini, keluarga besar Ning bisa berkumpul bersama di tengah-tengah kesibukannya satu-satu. Dan inilah yang paling Ning sukai. Kumpul-kumpul sama keluarga. Enaknya perasaan Ning kalau saling akrab-akraban di dapur sama tante,om, dan spupu Ning. Hehehe. Alhamdulillah. Makasih ya Allah. 🙂

Haroanya diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci al-qur’an. Nah, yang baca tuh biasanya disebut Lebe.  Dihadapan lebe ada sebuah sesajian dalam tala (wadah) yang merupakan simbol persembahan kepada Rasulullah Muhammad SAW (talana Rasulullah). Biasanya Lebe diberi ‘amplop’. Biasalah, habis ‘baca-baca’. Tapi, karena berhubung Lebenya itu dari keluarga, jadi ‘amplop’ untuk Lebe tersebut diserahkan seutuhnya ke kita, cucu-cicit nenek. Yeyeye. Dapat angpau. Maka dibagi-bagilah ‘isi amplop’ itu. ^^ *kebetulan lagi kering… :p

talana haroa

Kalau haroa, biasanya per orang dapat satu talang. Nah, isi dari talang tersebut adalah macam-macam makanan tradisional Buton, seperti waje, baruasa, bolu, pisang goreng, ubi goreng, palu, onde-onde, ikan dhole, nasu wolio (ayam bakar santan), dan nasi putih. Jumlahnya masing-masing harus genap lho. Kalo bukan dua, empat. Gak tahu juga mengapa harus begitu. Tadi sempat Ning nanya juga di tante, kenapa begitu, eh, tapi gak digubris. Mungkin karena lagi sibuk yah. Nanti deh nanya langsung ke nenek. Siapatahu beliau tahu. Penasaran juga, kenapa mesti genap? Onde-onde 6 biji, waje 2 biji, baruasa 6, dsb. Sedangkan makanan yang di luar talang ada mie goreng, ikan bakar + colo-colo, sayur konduru, kerupuk. Mmm. Nikmaaaattt…

Yang datang ke rumah nenek, Alhamdulillah, lumayan banyak, baik dari tetangga ataupun dari keluarga. Waahh, pokoknya rame deh. Apalagi ditambah dengan para cucu dan cicit yang masih kecil-kecil alias masih anak-anak. Maklum, Ning kan termasuk cucu yang udah ‘dewasa’, mau kepala 2. 😀 *Becanda. Seperti biasa, ada Nala, Ugi, Syahda, Naswa, Aimar, Sasni, Ayu. Ckckck. Kacau pokoknya. Tapi, rame lho. Sayang, gak sempat ngeabadiin gambar-gambar sukacita itu. 😦

Acara haroa ini dimulai dari sekitaran jam 12an sianglah. Sampai malam, sekitaran setengah 8an. Capek. Tentunya. Gak apa-apa. Yang penting kumpul.

Bagi Ning, acara haroa kayak ginian nih, merupakan salah satu moment yang sangat penting untuk tetap mempertahankan keakraban dan silaturahmi antar keluarga. Bisa tertawa bareng keluarga. Bisa cerita-cerita, saling berbagi pengalaman. Kan enak bisa rame-rame. Serruu 🙂

Makasih ya Allah. Ternyata I still have great families. Love you all. Must keep like this, with happiness, hospitality, and smile. Thanks Allah. Allahu Akbar. Love You. Love You.

Advertisements

6 thoughts on “Haroa Maludhu Menjalin Keakraban Keluarga

  1. Sedikit masukan : yang saya tahu tdk sembarang orang dapat 1 tala (nampan/bagian), hanya yang punya kedudukan (sepertinya minimal setingkat kepala Distrik/Camat) baru dapat 1 tala. sedangkan utk masyarakat biasa 1 tala utk berdua.

    1. Oh, iya…
      Benar.benar…
      Ning pernah dengar yang seprti Anda katakan…
      Yg punya kedudukan 1 tala 1 org, yg biasa 1 tala 2 org…
      Iya. iya…
      Haduhhh… Udah lupa2 soalnya…
      hehehe…

    2. Kalo setahu saya Haroa Maludhu berbeda dengan haroa-haroa lain yg biasa dilaksanakan. Haroa Maludhu itu hanya satu talang saja disiapkan….

  2. Kalau masalah genap ganjil tu (tapi maaf ni, kalau ga salah) biasanya untuk genap adalah haroa biasa, sedangkan ganjil utk haroa tahlilan (tapi maaf lho kalau ga salah, soalnya laki2 pemali ngurus yang begitu2 katanya apalagi sudah lama juga ga makan haroa ni, he..he..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s