Catatan Ketika Gerimis Datang


Ketika prinsip itu seakan hilang, hilang, dan menghilang.
Setegar-tegarnya orang memegangnya, (mungkin) akan jatuh juga. Dia akhirnya melepaskan karena situasi yang memang tidak memungkinkan lagi. Rasa penyesalan memang sedikit ada. Tapi, inilah konsekuensi hidup.

Kalau dikatakan saya tidak konsisten. Iya, memang saya tidak konsisten karena saya juga manusia. Manusia biasa yang bisa melakukan kesalahan kapan saja, tanpa disengaja ataupun disengaja. Setelah sekian lama mengukuhkan prinsip itu, pada akhirnya lecet juga. Ini di luar ekspektasi saya. Memang ya, kekuasaan Allah itu tidak bisa dikalahkan oleh apapun. Manusia hanya bisa berencana, tapi Allah yang menentukan semuanya. Alur kehidupan para hambaNya telah diatur sedemikian rupa.

Sekarang, sebagai manusia yang telah melakukan pelanggaran terhadap aturan yang dibuat sendiri, saya harus bisa bertanggung jawab, harus siap menanggung resiko. Apapun itu. Hidup ini pilihan.

Allah, saya minta maaf…

4 thoughts on “Catatan Ketika Gerimis Datang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s