Ini Tentang Hatiku


Sepak terjang dalam dunia percintaan ini terkadang bisa membawa kita ke langit yang tinggi. Hingga semua terlihat sebagai pencitraan yang mempesona. Setiap sudut dipenuhi senyuman yang mematikan logika. Sampai lupa pada perasaan bahwa hal ini tidak selamanya akan selalu seperti ini.

Kita bisa saja tiba-tiba terjatuh karena cinta. Dan dunia menjadi terasa gelap.
Jatuh terpuruk dalam nelangsa jiwa yang meredupkan hati yang dulu tersenyum.

Sebenarnya ketika kita tidak terlalu idealis pada asa yang sangat indah terhadap bersatunya dua hati yang berbeda itu, tidak terlalu sulit untuk beradaptasi pada tempat yang berbeda  dan suasana yang berbeda pula. Yah. Karena ini hidup. Seperti lingkaran dan akan selalu berputar.

684-its-like-a-cut

Ternyata asa tidak menjadi idealis yang berwujud realistis. Dan pikiran ini memaksa untuk bertindak menjadi dewasa dalam menyikapi segala komplikasi yang terjadi dalam hidup. Walaupun sebenarnya saya belum sepenuhnya dewasa. Yah, belum dewasa.

Terima kasih kepada seseorang yang telah mampu membimbing saya menjadi yang seharusnya. Lebih tepatnya sedikit lebih baik. Karena rupanya saya masih belum bisa mengubah sikap yang harusnya saya tidak lakukan lagi. Mungkin dia capek menghadapi saya hingga diam seribu bahasa untuk menegur saya. Mungkin dengan diamnya, dia menginginkan kesadaran muncul tentang suatu hal yang salah dari dalam diri saya. Tapi, sepertinya diammnya malah menjadikan saya tidak tahu harus berbuat apa. Saya harusnya berpikir. Ya, saya lagi-lagi salah.
Daripada harus terus-menerus seperti ini, saya pilih untuk menjauh agar tidak menjadi sebuah beban untuk kamu yang menginginkan kesadaran dari saya. Yang pada akhirnya tidak seperti apa yang kamu harapkan. Lihat, betapa tidak dewasanya saya. Ya kan?

Berapa kali kami mencoba bertahan, berapa kali saya mencoba lebih baik. Namun, lagi dan lagi. Tidak dapat diatasi. Tak apalah, walaupun kami tak bisa menyatukan hati pada akhirnya, yang terpenting kami dipisahkan dengan tidak tersakiti satu sama lain. Saya baik-baik saja. Kamu juga. 🙂

Advertisements

9 thoughts on “Ini Tentang Hatiku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s