Ditegur Secara Tidak Langsung


Beberapa hari ini, saya sering nongkrong di ruangan prodi saya, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Tidak sendirian, tetapi bersama junior-junior saya. Tentunya di bawah bimbingan Ibu Andi selaku TU Prodi Pend. Bhs. Inggris. Jadi, kami lebih sering menghabiskan waktu di dalam ruang prodi, sekaligus membantu Ibu Andi dalam melayani keperluan mahasiswa. Entah itu yang mau menyetor judul skripsi, menawar ataupun mendaftar ujian skripsi dan lain-lain.

 Dan tadi, kami sempat gifo-gifoan…

Taraaaa…😀

Ning,Tia, Dianti

¤Afrylia_D8904

Dan tadi, sempat dapat ‘peringatan secara tidak langsung’. Berkaitan dengan agama dan pendidikan. Untuk saya secara pribadi.😥 Tapi, tak apalah. Mungkin merupakan sebagai bentuk teguran juga agar menjadi lebih baik lagi.

Sempat ada dua dosen berbincang-bincang dan berbicara mengenai shalat. Dan saya sempat tertuju menjadi objek. Kata beliau, saya itu shalat tapi tunda-tunda. Kelihatan dari raut wajahnya. **Huaaaa. >.< Bisa ditahu.

Melanjutkan perbincangannya, beliau bilang orang yang shalat dan tidak shalat saja bisa ditahu. Kentara sekali. Kok saya gak tahu yang kayak begituan?

Huihh, pas dikasih tahu seperti tadi, langsung kayak dapat sambaran petir. Iya. Benar juga sih. Saya salah. Mengaku salah. Masih belum kaffah menjalankan perintahNya. Tapi, saya akan berusaha menyempurnakannya. Hmm. Semangat!!!

Nah, yang tadi tentang agama. Sekarang, ilmu yang sudah saya peroleh giliran yang diuji. Ada dosen yang memanggil saya, disuruh translate apa artinya, beliau lagi main sinonim-sinonim kata begitu, semacam aplikasi vocab bahasa Inggris. Kalau tidak salah ingat kata, ‘vindicate’ dan ‘scarce’. Tedeng tedenggg… Jujur, saya belum pernah melihat kata-kata tersebut. Ya, salah saya sendiri sih sebenarnya. Tidak pernah lagi memperkaya diri dengan kosakata baru.😦 Langsung dibilang ‘anak bahasa Inggris kok gak tahu artinya.’ *Huhuhu, Pak. Saya tidak pintar kasian. Saya masih kurang belajar.

Huaaaa… Hari ini semacam dapat teguran secara tidak langsung. Tentang agama saya dan ilmu jurusan saya. Akhirnya, saya banyakan diam tadi di ruangan. Saya malu.😦

Gimana gak. Ehehe. Ternyata, saya masih banyak kurangnya daripada lebihnya. Diakibatkan kesalahan saya juga. Dari dalam diri aja yang belum beres.

Hemmmmmmmm… Pokoknya SEMANGAT… Anggap semua ini cambukan untuk menjadi lebih baik. Yaa, saya juga berterima kasih atas hari ini. Kalau gak, saya juga tidak bakalan sadar-sadar kalau Ning sekarang posisinya kamu seperti ini. Mesti banyak-banyak belajar.

Memang ya, sesempurna-sempurnanya manusia, pasti masih ada saja yang belum sempurna. Percuma cantik kalau shalatnya belum sempurna. Update status di akun FB saya. Nyindir diri sendiri.🙂 *Hello, Ningnoongg.. Lo cantik? Ahahayy. PDnyaaaaaaa….😀

Semangat.

Trima kasih Allah atas tegurannya. Mohon ampun. -__-

Allah, semoga kami semua menjadi lebih baik.

2 thoughts on “Ditegur Secara Tidak Langsung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s