Tag Archives: Happy Birthday

Hi June!

Source: google.com

Hi June,
I’m so sorry.
No birthday cake.
No candles.
No song.
No surprise.

Let me do by writing on this blog.

How are you today?
You still remember this date, don’t you?
This is your day.
I hope you’re happy to know this.
The day that reminds you to be a better man, more mature, and more thankful to Allah for everything you have.
Your day that will give what you want for your good life.
Nothing is impossible as long as we keep praying and make effort.

Actually, I can’t say anything because you have made me speechless.
This is not a joke or a sweet talk, but a feeling from yours.
I wanna give you romantic words sequences, but I can’t do that.
I have no idea at all.
Sorry, Darl.
All of the words have been absorbed by you so I lost them. ๐Ÿ˜€

Not much to say,
be closer to Allah, 

be happy,
be better,
be yourself,
be mine.

Happy 1st June, Darl! ๐Ÿ™‚


Hello, 25!

โ€œUsia 25 tahun bukanlah hal yang menakutkan untuk dianggap sebagai seseorang yang sudah cukup tidak muda lagi. Sudah saatnya dituntut dewasa dalam berpikir dan bertindak. Lebih bijak dalam menjalani hidup yang konteks permasalahannya semakin rumit. Ini tentang tanggung jawab untuk diri sendiri dan orang-orang terkasih. Tentang orang-orang yang telah mendampingi hidup saya selama 25 tahun, calon pendamping hidup, dan masa depan.โ€ (Little Syafitri โ€“ 14 April 2016)

Tawwa, Gugel. Care-nya sama saya. Terharuku. Hehehe…

Hello, 25! Seperempat abad ya di tahun ini, tahun 2016. Alhamdulillah masih diberi umur panjang untuk menambah amal kebaikan sebagai bekal di akhirat kelak walaupun dosa saya kayaknya lebih banyak dari semua kebaikan yang dilakukan selama ini. Mohon ampun, Allah. I am not a perfect servant.

Well, dua puluh lima ya? Tidak terasa. Iโ€™m 25 years old now. This is like something special. Yaa, walaupun cuma lewat tulisan saja tapi this post will be a part of my life history. Thank you, blog. Udah nemenin sejauh ini, dari saya masih ababil sampai setua ini. Hehehe. You can imagine how this blog can save me, 2009 โ€“ present.

This moment becomes a sign that human being grows and develops. Banyak pengalaman yang telah dilewati hingga menginjak usia 25 tahun ini. Dari segi fisik, saya memang udah stop perkembangannya, tingginya semampai (semeter tak sampai). Udah cukup. Mau diapain juga udah kayak begini, little little imut. Tidak jarang saya sering disangka masih muda-muda ababil. Baru-baru ketemu senior di mushala trus kami membahas masalah jodoh, pernikahan, dan usia. Eh, saya disangkanya masih umur 22 tahun. Itulah, kadang faktor tinggi badan yang semampai dan muka baby face dapat menjadi pelindung di usia yang sudah *ehm* dewasa ini. Yang penting sehat walafiat, tidak cacat agar maharnya tak kurang. ๐Ÿ˜€

Dari segi pengetahuan, lebih fokusnya sih mengarah ke pengetahuan tentang pelajaran hidup, tentu sudah banyak input yang masuk sehingga dapat menjadi bekal untuk ke depannya nanti dalam menyelesaikan masalah dengan lebih bijak lagi. Ya, seperti kata Kahn dan Wright (1980) dalam bukunya โ€œHuman Growth and the Development of Personalityโ€, seiring pengetahuan kita bertambah, maka masalah yang kita hadapi juga akan semakin rumit. Entah hasil masalah itu membahagiakan atau menyedihkan, who knows. Yang pasti, tiap orang akan mengalami kedua pilihan itu, happy or sad.

Dalam menyambut usia 25 tahun ini, saya sedikit mengadakan survey kecil-kecilan terhadap 23 teman sebagai respondennya, lebih rincinya 21 orang berstatus single dan 2 orang berstatus married. Tujuannya adalah saya ingin mengetahui bagaimana persepsi responden tentang usia 25 tahun, ya lebih khususnya teman-teman di lingkungan sekitar saya. Hasilnya menunjukkan bahwa mereka lebih menganggap bahwa berada di usia 25 tahun itu sesuatu yang patut disyukuri (sebanyak 24%) dan sesuatu yang biasa saja (24%). Wow, dua hal yang berlawanan dalam same percentage. Persepsi ini disusul dengan pendapat mereka yang mengatakan bahwa usia 25 tahun itu amazing (16%).

Juga, dari survey itu sendiri, ada 3 (tiga) jawaban terbanyak yang menjadi faktor penyebab mereka beranggapan seperti demikian.

  • Pemikiran tentang masa depan (37%)
  • Tuntutan hidup untuk lebih dewasa (29%)
  • Keadaan yang masih sama seperti di usia sebelumnya (12%)

Menurut saya, anggapan usia 25 tahun itu merupakan suatu kesyukuran dan feel amazing karena dua faktor tersebut, yaitu pemikiran tentang masa depan dan tuntutan hidup untuk lebih dewasa. Telah muncul kesadaran dari diri sendiri tentang who and how we are. Nah, di sini sudah terbentuk sikap orang dewasa. Berlakulah apa yang dibilang Kahn dan Wright (1980), โ€œadult life is the stage when individuals are expected to be able to take responsibility for their own careโ€ฆ. In the adult stage of life, people are expected to take responsibility for their owns selves, for their children, for their own old age which is yet to come, and perhaps for the care of older people who are part of their present family.โ€. Ada tanggung jawab yang dimiliki untuk masa depan, seperti tanggung jawab terhadap orang tua; terhadap diri sendiri, bagaimana menjadi seorang pribadi yang lebih mature lagi hingga kita dapat berpikir dan bertindak dengan cara yang tepat dan bijak terhadap hal-hal yang ada di sekitar kita; tentang karir agar tercipta kemandirian secara finansial; dan tentang jodoh, pernikahan, keluarga dan anak.

Sedangkan, usia 25 tahun merupakan hal yang biasa saja, ini diakibatkan oleh keadaan yang masih sama seperti di usia sebelumnya. Pendapat saya, hal ini terjadi karena beberapa respondent saya memang masih berstatus single, sifatnya easy going saja sama apa yang mereka hadapi sekarang dan karena rata-rata masih berada pada tahap pendidikan formal jadi pemikirannya masih belum mengarah ke respon tentang hal-hal yang lebih serius, jodoh misalnya. ๐Ÿ˜€

Selain menanyakan persepsi tentang usia 25, saya juga meminta responden untuk mengutarakan harapan yang hendak ingin dicapai pada usia 25 tahun ini dan hasilnya adalah: (*jawaban diambil yang hanya bersifat dominan)

  • Tentang jodoh (24%)
  • Tentang peningkatan kualitas diri (21%)
  • Tentang keproduktifan diri hingga terjadi finansial yang mandiri (14%)
  • Tentang kebahagiaan orang tua (10%)
  • Tentang kesuksesan studi (10%)

Berdasarkan lima harapan yang secara garis besar dikemukakan para responden yang keseluruhannya adalah wanita, ya sepertinya sudah seperti ini juga harapan saya di usia 25 tahun ini.

Tentang jodoh, ini menandakan bahwa dalam menjalani hubungan antara pria dan wanita, ada keseriusan di dalamnya. Tidak lagi pacaran sekedarย have fun saja dan just for getting status kalau kita bukan jomblo. No, it is about relationship for future.

Tentang peningkatan kualitas diri. Ya, setiap orang menginginkan dirinya menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya. Semua yang buruk, diikhlaskan saja. Ambil hikmahnya. Yang baiknya, dipertahankan dan atau ditingkatkan untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Semua-semuanya kan ibadah untuk Allah. Selalu saja teringat pesan Pak Kahar, apapun yang kita lakukan (dalam hal kebaikan), sifatnya adalah ibadah kepada Allah.

Ada keinginan sendiri ingin memiliki pekerjaan yang baik, bagus, dan mapan hingga akhirnya bisa menghasilkan uang dari keringat kita sendiri. Dari teman-teman seumuran yang saya temui, mereka merasa sudah tidak pantas lagi kalau harus meminta uang dari orang tua. Kayak ada rasa malu kalau masih harus meminta. Udah seusia seperti ini masih bergantung sama orang tua. Iya, mereka hebat-hebat ya. Sudah bisa produktif, sudah punya kerjaan, punya uang sendiri, trus dinikmatin. Yaa, Alhamdulillah lah. Semoga nanti saya dapat mengikuti jejak mereka, setelah lulus kuliah. Aamiin.

Kebahagiaan orang tua. Bagaimana caranya orang tua bisa bahagia dengan adanya kita di samping mereka. Ya, menurut pribadi saya adalah menjadi anak yang baik, patuh kepada mereka, belajar yang baik di sekolah, care sama kondisi rumah, dsb. sudah buat hati mereka tenang. Kemarin-kemarin saya belum sepenuhnya sadar dan peduli tentang perasaan mereka, hingga muncullah omelan-omelan teguran dari orang tua, tentang inilah, tentang itulah. Tapi, semakin ke sini, saya agak mulai sadar. Oh iya, saya harusnya begini, kalau nanti posisi saya menjadi orang tua dan anak saya tingkah lakunya tidak sesuai apa yang seharusnya, pasti kan saya ngomel-ngomel lagi. Masih ingat apa yang sering dibilang sama mama, โ€œKalian belum rasakan karena belum punya anak.โ€ Nyess. Itulah, tapi sekarang kan udah 25, udah bisa berpikir tentang hal-hal terbaik apa yang harusnya dilakukan untuk kedua orang tua. Maaf, Ma, Pa. Ning banyak salah e.

Terakhir, tentang kesuksesan studi. Iya, jawaban ini mungkin didominasi oleh para ladies yang notabenenya masih menjadi seorang mahasiswa. Semangat untuk S2 dan praktik kedokterannya, gaessโ€ฆ Insya Allah kita dapat melewati hal ini bersama-sama. Demi dia dan si buah hati. Hahaha.ย  Actually, we are wonderful women, right? Persoalan keberhasilan studi bukan cuma faktor intelegensi akademik, namun semuanya tergantung rezeki yang dikasih Allah. Sekuat apapun keinginan ingin menyelesaikan studi, tapi jika belum dikasih jalan sama Allah, mau bagaimana. Sama, kayak saya. Mau sekalimi maju ujian seminar proposal, tapi terhalang oleh sesuatu hal. Mau bagaimana. We cannot force. Tetap berdoa saja sama Allah, Ning. In syaa Allah dimudahkan. Ingat, Ning. Allah tidak pernah salah atas kejadian yang menimpa umatNya.

Oke. Finish. Sorry, artikel kali ini lumayan puanjangggโ€ฆ

Terima kasih untuk segala partisipasinya, teman-teman. Ini merupakan salah satu bentuk hadiah teman-teman ke saya secara tidak langsung. Happy 25 years old.

โ€œSemakin saya sadari kalau hidup itu butuh perjuangan. Tidak ada yang instan. Tidak ada hasil yang baik kalau tidak berusaha. Dan jangan membanding-bandingkan diri sendiri dengan orang lain, masing-masing punya jalannya. Yang penting kita selalu meliat ke depan dan bergerak maju. โ€ฆ. Sekarang itu bagaimana caraku bisa hidup dan menghidupi.โ€ (NSS – 9416)

This is for you, Mey :)

Happy Birthday, Mey
Happy Birthday, Mey
Happy Birthday, Happy Birthday
Happy Birthday, Mey

On May 20, 2015, you’re 24 years old now.
Grow to be a beautiful woman and one of our best friends who can make us laughed, annoyed, and sad.

This video is a special gift for you.
Kiky, Mega and I tried to make it priceless.
Thank you for Arini who has helped us to make this video.

Be happy for today, Mey.

The Twenty Third for Ning ‘Little’ Syafitri

Before April leaves me, I have a priceless story. ๐Ÿ™‚ This is about a special moment in my birthday celebration, altough it is too late for telling it. Thanks for my best family and my friends. :* Hug you…

A day before April 14th, 2014, Tafry and Hikma brought me a cake of birthday without I knew. Wowww!!! Hey, both of youuuu…!!! Why didn’t you tell me? –” Hehehe. But, thanks for the cake, thanks for remembering me, and thanks for your love to me… That was more than enough for celebrating my day with you all. :’)

Cake from Tafry and Hikma :)
Cake from Tafry and Hikma ๐Ÿ™‚

On April 14th, 2014, I thought that the day was a normal day. I didn’t think I would have a surprised moment because I saw the situation, people around me were busy for work. Also, I didn’t think about the birthday so much because I still focused on my work and my tests.

I just spent my day with having lunch alone in RM. Aroma Sedap, near the harbour, by ordering Hot Plate Mie and Hot Orange Juice. Hehehe… So delicious… Yummy. Alhamdulillah. It’s like celebrating my day by my self. So lonely. Hehe… But, that’s OK. ๐Ÿ˜‰ I enjoyed it.

celebrating my day by my self :D
celebrating my day by my self ๐Ÿ˜€

And do you know? These people were successful to get me wet and smell. -,-” They put a rotten egg and flush my body with smell water. Uuugghh, I vomited to smell the stench. But, I couldn’t be angry with you all. Was that called for beloved person you love? Oh my gosh!

Team of crazy EO –“

When I turned toward, I looked there was one of you brought the tart. Hahahaha. Thank you, dear. ๐Ÿ™‚ Made a wish than blew the candles. My wishes were bla bla bla. Hahaha. The important thing was the happiness for our life. ๐Ÿ™‚ Semoga berkah. Aamiin.


When I wanted to clean my body, there was no water in tap outside. So, I came into bathroom and some of my friends went to go to futsal for an hour. *maybe* But they promised to come back again in my house to eat the tart together. ๐Ÿ™‚

Wow wow wow… I didn’t think that it would be like this. I didn’t feel that they want to make a surprised moment to me. Hehehe. Thank you, my beloved friends. :’) I’s speechless for all plans you’ve made. :p ๐Ÿ˜€ *hug you one by one…

*For all friends and family who said ‘happy birthday’ to me via socmed and text message, I say, ‘thank a lot for that. ๐Ÿ™‚ You still remember me. :’)’.

Happy Birthday, Eyink – 22

Happy Birthday, Eyink!
Happy Birthday, Eyink!

Happy Birthday for 22, Eyink! That’s 1st August 2013. ๐Ÿ˜€

Nuthva Agnestya Zerlinda (Eyink)

Rian, Dewi, Vesty and I went to Eyink’s house last night, at 1st August 2013. We brought a blue tart cake. Actually, we did it for making the surprised gift to Eyink. But, in fact, Eyink has known what have happened with us when she was in her house. ๐Ÿ˜€ Yup, it was caused by our voice too loud outside. ๐Ÿ˜€ At least, we could make a little surprised moment for her. ๐Ÿ˜€ Then, Yoko came. We made some crazy things like these… ๐Ÿ˜€

Yaayy... We got a piece of cake!!!
Yaayy… We got a piece of cake!!!
Rian, Dewi, Yoko, and Ning in action. --"
Rian, Dewi, Vesty, Yoko, and Ning in action. –“
Can you figure this craziness out? =D
Can you figure this craziness out? =D

Hakim, her boyfriend, had contacted me and friends to invite Eyink go somewhere and we chose Wantiro Hill. There, he would make a surprised gift again, but the fact, that was FAIL. ๐Ÿ˜€ Hahaha… Eyink had known all his planning. She looked Iin, Lia and Hakim before the surprised gift given. ๐Ÿ˜€

A suprised moment in Wantiro. :D Cieeee...
A suprised moment in Wantiro. ๐Ÿ˜€ Cieeee…

In Wantiro, we served a bowl of noodles because we were hungry and wanted to eat something. ๐Ÿ˜€ Yup, we ate together on one table. That’s a very nice moment. Dewi said, ‘Kumpul-kumpul begini lupa sama pacar.’ ๐Ÿ˜€ That’s absolutely right. I think so. This togetherness is priceless. The friendship in Senior high school is always nice. ๐Ÿ™‚ Thanks, Allah. :’) Hope, it will be everlasting. Again and again. :*

@Wantiro Hill Source: https://twitter.com/riandwihapsari
@Wantiro Hill
Source: https://twitter.com/riandwihapsari

At the end of night after this little party, Eyink sent us a SMS… ๐Ÿ˜€

Assalam. Teman-teman, makasii banyak nah buat kue ma surprise wlwpn ada yang gagal. Hehehe :p Love u all ๐Ÿ™‚

Dalam Dua Puluh Dua

yellowTahun 2013 ini. Di awal-awal tahunnya terasa nano-nano. Ya, begitulah hidup. Saya rasa terlalu banyak kegalauan yang tercipta. Anak labil. –“

Dan bulan April ini, tepatnya tanggal empat belas 2013. Saya genap berusia 22 tahun. Bukan umur anak kecil lagi. Tidak terasa, semakin bertambah. Tidak muda lagi…

Terima kasih ya, Allah. Atas kesempatan hidup yang Engkau berikan kepada hambaMu ini. Dalam dua puluh dua tahun ini.

Hadiah terindah yang saya dapatkan dari Allah di dua puluh dua ini adalah keJOMBLOan saya. ๐Ÿ™‚ Senang sekali rasanya. Walaupun sempat galau-galau tidak jelas. Ya, namanya juga manusia. Kita butuh proses untuk menjadi lebih dewasa.

orange2Ya, saya ucapkan terima kasih kepada orang-orang yang telah memberi pelajaran hidup kepada saya. Siapa saja. Tak terkecuali. Yang sudah buat senang, buat nangis, buat sakit, buat gemeteran, buat dagdigdug, buat senyum-senyum sendiri, dan ekspresi lainnya. Trima kasih banyak. Kalian terbaik.

Walaupun mungkin saya pernah merasa disakiti, ya mungkin orang itu kurang suka sama saya, entah salah saya di mana. Saya sudah paham akan hal itu karena kata Pak dosen saya, “Kita hidup itu, siap disuka dan dibenci sama orang.” Peristiwa itu mengajarkan saya untuk lebih ikhlas lagi. Ikhlas, ikhlas dan ikhlas. Sabar, sabar, dan sabar.

Terima kasih, bos.

Ya, saya sekarang berterima kasih banyak sama Allah. Dengan kejombloan saya, saya bisa memperbaiki diri lagi dengan lebih baik kepada Allah. Setidaknya saya bisa tetap fokus pada proposal, penelitian dan skripsi saya. ๐Ÿ™‚

Allah memang tidak pernah tidur. Di tengah suasana yang saya alami, Allah tidak membiarkan saya harus menjadi nelangsa. Allah mengirimkan motivator-motivator terbaik saya. Iya, orang tua, dosen-dosen, dan sahabat-sahabat terbaik saya. Mereka memberikan motivasi kepada saya secara tidak langsung. Walaupun memang mereka tidak mengetahui apa yang saya rasakan sekarang ini. Perkataan mereka seakan membuka mata dan pikiran saya kalau NING, KAMU ITU HARUS LEBIH BAIK. HARUS MOVE ON. BISA KOK. Insya Allah. Saya rasa hadiah terindah untuk tahun ini dari Allah. :’)

brownisKepada keluarga dan sahabat-sahabat terbaik saya. Atas materi dan dukungannya kepada saya. Tak akan bisa tergantikan dengan apapun. ๐Ÿ™‚

Dalam dua puluh dua ini, saya harus bisa menjadi lebih baik. Stay focus sama masa depan. Bukan cinta yang menghidupi kamu, Ning. Tapi, cita-cita. Karena cita-cita akan mendatangkan cinta yang lebih mulia dari yang kemarin. ๐Ÿ™‚23022013(007)a

Bersabarlah, nak. Ikhlaskan hatimu. Insya Allah, Allah akan memberimu yang lebih baik dari yang kemarin. :’)

Selamat hari lahir, Nining Syafitri… Semoga mendapat yang terbaik atas izin Allah. ๐Ÿ™‚

Terima kasih atas orang-orang yang menyayangi dan membenci saya. ๐Ÿ™‚

Semoga kita selalu berada dalam lindunganNya. :’)

Journey in the Night: Metro and ex.RMB

Hei hei hei… Mau cerita nih. Pengalaman bersama Sam, Mey, dan Ika. Kejadiannya udah lama, tapi gak apa-apa. Sekalian flash back gitu. ๐Ÿ˜€
Ini tentang tanggal 20 Mei 2012. Mau tau hari apa?
Ayo tebak, hari apa ayo…
Gak tahu?
Hehehe. Sama, saya juga gak tahu. ๐Ÿ˜€ *ditimpuk sama Memey.
Iya, jadi kemarin itu, tepat tanggal 20Mei2012 adalah hari ulang tahun Memey. Sahabat saya yang selalu menemani dikala sedih, gundah, galau, ataupun senang. *Bahasa lo, Neng. Ngeeeek ngooookkk… -___-”
Waktu hari ultah saya juga, dia yang nemenin. Bisa dilihat di sini.

Oke. Let’s start ya…
Jadi, sore harinya kami berempat udah janjian. Ning, Mey, Sam, dan Ika rencana mau ke tempat karaoke yang baru dibuka bulan Mei kemarin alias @Metro, belakang Gedung Maedani Kota Baubau. Tapiiii, sebelumnya kami bertiga ngasih kejutan kecil-kecilan waktu ngejemput Mey di rumahnya. That’s a little cake. Happy Birthday, sayangku Meyyy, my sistha.

Sebelum go to Metro, kami bertiga muter-muter Kota Baubau dulu yang berujung di Pantai Kamali, ngebeli pentol goreng depan KFC dan makan di Taman BRI. Uenaknyaaa… Iya, ngomong-ngomong pentol, saya paling suka pentol di situ, dan di depan Istana Ilmiah. Sudah menjadi cemilan favorit semenjak SMA. Apalagi kalau teman-teman yang pada kuliah di luar udah pada pulang ke Baubau, kalau jalan-jalan pasti udah terkait di tempat-tempat kuliner seperti itu. ๐Ÿ˜€ Utamanya nih teman saya yang namanya Jane. Kalau udah ketemu pentol, tak diampuni… *Becanda, Jane. ๐Ÿ˜€

Naaaah, ceritanya nih kan udah kenyang sama cemilan. Udah ย diganjal sama si pentolan, langsung aja kami lanjut ke Metro. Metroooo, we’re coming. Kalau gak salah, tanggal 9 Mei 2012 kemarin Metro ini dibuka. Tempatnya 3 in 1, alias ada Restoran, Tempat Karaoke, dan Tempat Main Bilyard. Terletak di Jalan Betoambari, di belakang Gedung Maedhani. ย  Ya, that’s Metro. Kyusuki and Resto, Billiard, dan Rumah Bernyanyi.

FYI, hari itu pertama kalinya kami pergi ke Metro. Dan sedikit malu-maluin. Menurut saya sih. Hahaha… Kamseupay. Nggg, gak juga ding. :p
Jadi ceritanya gini nih, terinspirasi oleh ex.RMB yang sekarang udah jadi salah satu tempat hiburan. Jadi kalau di ex.RMB kan masuk di satu pintu udah ada tujuan, mau makan atau mau nyanyi. Nah, di Metro beda. Pintu masuk mau makan sama nyanyi tuh beda. Bisa ditebak donk, kami masuk pintu yang di restonya. ๐Ÿ˜€ Syukur ketemu senior saya, dia kerja di sana. Dengan PD, kami masuk di pintu resto, trus pesan room untuk nyanyi, tiba-tiba si senior nih bilang, ‘Oh, kalau mau karaoke di sebelah sana pintunya’. Ngeeeeekkk. -____-“. Akhirnya keluar, dan menuju jalan yang ditunjukkin. Pas besoknya di kampus, si senior nih nyinggung lagi tentang salah masuk tempat. Hahaha. Ya udah saya jelasin kalo kami berempat kemarin kiranya seperti di ex.RMB, ternyata gak.

Berjalan lewat pintu yang udah ditunjukkin, akhirnya tibalah di tempat yang dituju. Kami pesen room yang Standard. Biasalah, kantung mahasiswa. ๐Ÿ˜€ Per jamnya itu 50rb + PPN 10%. Ruangannya lumayan banyak, interior dan suasananya baru banget dah. Di tempat ini juga, kita bisa pesen makanan. Harganya lumayanlah 10rb ke atas. Patut dicoba kalau yang belum pernah ke sana. Tempat nongkrong baru, bro… ๐Ÿ˜€

Mungkin, kemarin itu kami belum beruntung kali ya. Baru beberapa menit aja masuk untuk nyanyi-nyanyi, listriknya mati-nyala-mati-nyala. Dan tahu apa yang terjadi. Managernya bilang kalau listriknya tidak mampu, dan kita disarankan untuk berhenti. Sebagai ganti rugi, kami diGRATISkan dari pembayaran. *Seneng sih iya, soalnya gratis. Tapi belum puas begitu e… Baru berapa menit juga. Hummmmmm… Akhirnya kita move ke ex.RMB. Sama. Pesan satu standard room, kaget waktu tanya berapa per jam sama yang jaga di sana, Rp.80.000 booo…!!! Buju busett, Muahalnyaaaa…

Iya, katanya kalau malam harganya gitu. Kalau siang, harganya bisa di bawah dari 80rb karena pake kartu mahasiswa. Jadi cuco begitu e dengan kita-kita. So, sempat mempertimbangkan juga sih, mau ke tempat-tempat baru atau di ex.RMB saja. Dan kami pilih untuk tetap di situ. FYI, di Baubau udah menjamur tempat-tempat karaoke. Satu per satu udah muncul nih tempat hiburan, tempat makan dsb. Tapi, yang paling saya keselin, woooooooiii, GRAMEDIA GRAMEDIA GRAMEDIA. SAYA BUTUH BUKU… SUMBER BACAAN TERBATAS DI BAUBAU eeeeeee… HMB sayaa eee… Kapankah itu GRAMEDIA bisa ada di Baubau??? Enjel belaeeee… *Ups, sorry, saya keceplosan. Maaf. Terbawa emosi, readers. -_____-“

Kita mesen satu jam aja. Dan nyanyi-nyanyi sepuasnyaaaa. Trus, pulang ke rumah masing-masing. That’s enough. Interesting. Hmmm… Tapi, yang terpenting, ‘ko bisa tertawa Mey. Ko bisa bahagia. Selamat ultah nah, Memeyku…’

Oh iya, bagi yang tertarik untuk mencuba menyanyi di Metro *alaalamalaysia. Tolong dengan saya juga diajak naaaaaaahhhh… Hehehe…

Sekilas foto… ๐Ÿ˜€

Friends di depan Metro

My Little Party in Gubuk Keynai

Hari ini saya terharu sekali. Gimana ya. Iya, udah pada tahu kan, saya hari ini ulang tahun. Yang kedua puluh satu, teman-teman. 21. Lumayan dewasa. Lumayan. -__-”
Dan hari ini seperti yang saya sudah pernah bilang, ini akan menjadi hari yang biasa-biasa saja. Flat. Tapi, di balik kedataran perasaan yang saya rasakan, Allah memberikan setitik kasih sayangNya kepada saya untuk menjadikan hari ini sedikit SPECIAL. Iya. Hari ini saya terharu skali. Sahabatku sekaligus saudariku, si Memey. She made a little party for me.

Sebelum hari H, dia udah bilang ke saya kalau dia bakalan nge-treat makanan di Keynai. Tempat nongkrong yang lumayan asyik, cozy untuk hang out. Makanannya juga oke-oke. Harganya bisa dijangkau kok. Nanti pada coba deh ke Keynai. Tepatnya tuh ada di Sektor Lama, Betoambari.

Kita udah rencana mau have lunch di sana. Jadi pesannya makanan ‘berat’. Tapi aneh, seharusnya kan yang ulang tahun yang traktir, eh, ini si Memey malah yang traktirin saya. Waaaahh, Memey. Saya terharu. Hihihi… Kita datangnya udah siang banget. Skitar jam 2.an lah. Lumayan panas sih. Tapi gak apa-apa. Yang penting sama Mey. Hahaha… *ngegomballll lagi lo, Ning…

Saya pesan Mie Titi, Memey Nasi Sambal Ayam, trus ditambah Pisbak alias Pisang Bakar. Huiiihhh, nikmat nikmat. Untungnya lagi pada sepi pengunjung. Ya kita makan dengan cara kita sendiri. Hahaha… Seru-seruan deh sama Memey… ๐Ÿ˜€ Makasih ya, Memeyku sayang. Kamu itu perwakilan sahabat-sahabat yang pada keluar jauhhhh di sana… Kangen IPSAku… Piyouztku, Imaginerku… >.<

Huiihhh, alhamdulillah. Kenyaaaaannggg… Makasih ya, Allah. Makasih juga Memey. Udah ditraktirin. Hehehe… Lagi pada asyik asyik berfoto-foto ria di Keynai, kebetulan lagi pada gak rame, Memey minta dibersihin meja makan, trus kita duduk berdua. Dan dia ngeluarin lilin kecil merah, angka 21. Katanya, “Niniiiiing, saya punya sesuatu untuk kamu. Hanya ini yang bisa saya kasih untuk kamu.” Ahhhh, Meyyy… Kamu hampir membuatku menangis tadi. Hehehe. Entah apa jadinya kalau tadi kamu tidak ada. Yah, everything is flat. Begitu saja. Bukan berarti saya mengabaikan telpon dan SMS dari sahabat-sahabat tersayang saya. Tapi, kalian tahukan sahabat-sahabatku. Kalian yang real di mana. Kalian di luar sana. Saya tidak bisa melihat kalian, memeluk kalian, dan mengucapkan secara langsung rasa terima kasihku untuk kalian. Dan Mey, satu-satunya perwakilan kalian, sodari-sodariku sayang.

Kita berdua masangin lilin-lilin kecil itu di plate Pisbak. Uuuhhh, simple but it’s meaningful. Hehehe… Trus, kita make a wish dan blow the candles together. And the last, kita habisin tuh pisangnya. Ma’nyooosss…

Eh, gak sengaja kita buat video seru-seruan di Keynai. Hahaha… Biarin dah. Kalau ancor, ancor dah. This is my day. For people who have said “Happy Birthday” to me, thanks yaaa…

Ini lagiii, for Piyouzt and Imaginer… :p Hehhe…

Oke. I think it’s enough my story today.

You give the color for my life today… Thanks, dude… ๐Ÿ™‚